Minggu, 02 Agustus 2020

Happy Wedding, Adel~ ヾ(≧ ▽ ≦)ゝ




Holaaa, Selamat Hari Raya Idul Adha dan selamat berbahagia semua.

Hari ini, 2 Agustus 2020 salah satu teman SD kami menikah. Sebut saja namanya Adelia Nadela,  yang hari Minggu ini menikah dengan Kang Rosadi.


Sebenernya bingung mau bahas apa dari pernikahan ini. Tapi berhubung Adel adalah tokoh utama dalam kisah di SD kami, maka sebelum membahas pernikahannya izinkan hamba mengukir beberapa fakta tentang Adel supaya gak kelupaan sampe dia udah punya cucu nanti ye kaaan. /jreng 

Fakta tentang Adel:

Anak Jemputan Espas

Karena di SD kami mayoritas menggunakan jemputan. Maka Adel ini murid yang naik jemputan dengan tipe Espas. Mobil ini menguasai trayek murid di sekitar cijingga, kebon kopi, dan daerah yang banyak kebon-kebon lainnya, huahaha.

Tentu saja aku sedikit hapal anak mana naik mobil mana, karena aku sendiri selalu menunggu jemputan di pinggir jalan di bawah pohon palem. Mana kebagian mobil jemputan paling ngaret sejagad. Bak genderuwo penunggu pohon kramat setiap hari ku hanya melihat lalu lalang mobil lewat.


Juara Lomba Dari Kecil
Sejak kelas 1 SD, Adel ini nampaknya sudah menunjukkan taringnya dalam hal akademik. Menjuarai lomba hitung-hitungan terbilang sangat wah dan keren jika dibandingkan aku yang masih berdebat apakah minum dari Tupperware temen yang Kristen bisa bikin murtad atau tidak.

Kelas 2 SD dimulai, pertemuan kita berlanjut di tempat les sempoa sepulang sekolah atau hari libur. Dia sudah mengikuti les sempoa lebih dulu bersama rekan seperbondolannya, Anisha Dwi.

Tutorial Penggunaan Sempoa - YouTube

Padahal mereka itu pribadi yang pinter, kenapa perlu les lagi ya batinku. Biar tambah dewa kah skill nya? heu. Kenapa pulak aku harus satu lingkungan dengan orang-orang pinter ini?

Zaman SD dahulu, orang yang sudah les sempoa sampai level 5 ke atas itu bisa menghitung macam dukun saja. Tanpa coret-coret di kertas kita bisa mengetahui hasil hitungan yang cukup rumit bagi anak umur 7 tahun. Aku yakin pasti itu alasan mereka ikut les sempoa, sedangkan aku tertarik les sempoa karena alatnya lucu dan bisa buat kecrekan sambil nyanyi ciki-ciki bum bum. Sungguh level perbedaan yang najis sekali bukan?


Ngasih Kado yang Tujuannya Gak Jelas Sampe Sekarang

Jadi di kelas 3 SD, Adelia Nadela ini dapet temen sejoli baru, Maghfiroh. Ya tentu saja Maghifroh  juga pinter. Karena orang pinter menjadi magnet bagi orang pinter lainnya. Sedangkan aku? Dagu ku ada magnetnya sama meja kelas wkwk. Skip!

Di kelas 3 ini Adel tidak terlalu menojl dalam hitung-hitungan, karena sudah fusion dengan Maghfiroh skill termantab dia sekarang Bahasa Inggris. Lagi-lagi, harus berbanding terbalik kalau kemampuan Bahasa Inggris ku yang maha-oneng. Setiap ujian rasanya otak ingin meledak, DUARR!

Adel dan Maghfiroh ini duduknya berdekatan dengan kursiku, uniknya tiap ujian Bahasa Inggris, siswa/i yang telah selesai mengerjakan diperbolehkan keluar. Sedangkan mereka berdua bisa nungguin aku yang keluar paling terakhir, sampai sampai wali kelas kami, Bu Eva Erfaiyah nguap-nguap hhhh.

Tentu saja Adel bantu jelasin dari meja depan, dan Maghfiroh jelasin sambil kesel sendiri . Tak jarang Maghfiroh nyubit saking gak sabarnya, gilak, cubitannya lebih panas dari jepitan jemuran merk super!!

Tapi pada suatu hari, tak disangka-sangka mereka berdua ngasih hadiah kado gitu. isinya tempat pensil sama penggaris kotak-kotak bagussss banget. Mungkin harga semuanya sebanding dengan uang jajanku seminggu atau dua minggu, LOL.

Penggaris kotak-kotak jadul. WKWK
Pada hari itu aku tanya mati-matian ini maksudnya apa tapi mereka berdua gak ada yang mau jawab. Mungkin sekitar berhari-hari aku tanya kembali dan jawabannya masih sama, gak mau ngasih tau.

Tentu ini membuat aku menduga-duga sendiri. Hadiah khitanan tapi kelas 3 SD itu aku belum sunat, kalo hadiah ulang tahun juga bukan karena masih kurang berbulan-bulan lagi. Untung saja tahun segitu belum ada istilah overthinking di benak kami.

Dah lah sampe sini aja nostalgia zaman SD nya, abangnya capek. Mari kita bahas ini dan kisah-kisah teman lainnya di buku terpisah, hoho.


-= Wedding Day =-

Akhirnya pembahasan yang penting dan ditunggu-tunggu. Hari pernikahannya Adel. Mari kita ringkas secara kronologis aja, oke?  

Aku menunggu teman-temanku di Pom Bensin serang ini. Sambil ngadem yee kan, btw kendaraanku bukan yang di pojok kiri itu, tapi yang di pojok kanan bawah. hehe 🙃

Sumpah cuacanya panas banget, untung kita mau ke upacara pernikahan bukan upacara bendera. Mending ngeteh di ruang UKS dah kalau gitu mah. Oke skip!



Dari kiri ke kanan (Agung, Yusuf, Niko, Asha, Adelia Octa, Cindy, Rintan, Veri, Christian).

Tentu saja mereka sedang mengantri untuk mengisi buku tamu, karena kalo mau ngisi buku tabungan bukan di hajatan tapi di bank, Mas. 




Dari kiri atas ke kanan bawah (Niko, Khalda, Adel Octa, Cindy, Rintan, Mempelai Pria, Adelia Nadela, Natasha, Anisha Dwi, Siti, Suaminya Siti, Yusuf, Christian, Buahaha siapa itu, Agung, Veri, pot dekorasi bunga)

Setidaknya ini pasukan kami yang datang di siang hari. Foto-foto kiriman dari teman yang dateng sore atau malam bisa diupdate belakangan. 😉

Walau lama sudah tidak saling bertemu, tapi suasana siang hari ini pecah sekali seperti tidak ada sekat, kita bebas bercanda tanpa menyinggung perasaan sama lain. Banyak hal yang ingin diobrolin di pertemuan langka kali ini. TAPI SUARA SPEAKER MAS-MAS YANG NYANYI KENCENG BANGET YA ALLAH, MAU NANGISSS!!! 😭😭

Mungkin ini yang dimaksud "Ketika mulut tak mampu berucap. Ketika telinga tak mampu mendengar. Ketika tangan tak mampu bengecilkan volume speaker hajatan..." 🤣🤣Tapi gapapa, memang sudah seharusnya acara yang berbahagia meriah seperti ini. Kalau sepi itu bukan acara nikahan tapi tanding catur. Bentar, aku cek masih ada foto lagi apa enggak. . .



Adel and The Gurls~



Adel and The Boyz~


Edisi tidak puas futu-futu. . . .



Walau pertemuan ini sangat singkat tapi cukup bermakna untuk kami. Semoga kapan-kapan bisa kumpul Alumni SSN Sukaresmi 06 dengan formasi lebih banyak atau malah lengkap.

Akhir kata, semoga Adelia Nadela dan suami menjadi keluarga yang selalu berbahagia dan terus menebarkan kebaikan, azeeek. q(≧▽≦q)

Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan dan menyakitkan. Aku tahu bahwa ini sudah cukup berat, semoga tulisanku tidak menambah bebah pikiran kalian. Sampai berjumpa di postingan tentang nikahan selanjutnyaaaa, laah
Read More

Sabtu, 29 Februari 2020

[JOURNEY] Perjalanan Menuju Shonichi Boku no Taiyou




Hola heyyy,

Bertemu lagi dengan aku Hanif atau Hansip atau panggil siapa aja bebas. Kali ini mau nulis tentang pengalaman nonton setlist teater JKT48 yang baru saja dibawakan oleh adik-adik Academy Class A.

Judul setlist tersebut adalah Boku no Taiyou atau Matahari Milikku. Dalam waktu sekejap tiket BnT langsung Sold Out!! Kenapa orang sangat antusias dengan Boku no Taiyou? Karena dia bis kecil ramah. (ITU TAYO SAPTOOOO)

Kali ini penulis ingin sharing perjalanan menuju teater JKT48 untuk menonton shonichi setlist BnT tersebut. Karena member juga mengalami jatuh bangun, nangis dan tertawa saat latihan setlist ini, mau gak mau penulis juga harus berjuang mati-matian untuk menonton buah dari kerja keras mereka selama ini.

Aku dan teman-teman adalah salah satu fans yang menimbung JKT48 poin banyak untuk bergegas mengambil tiket VIP. Namun apa daya dalam waktu kurang dari semenit sudah diklaim orang lain, huhu. Akhirnya bergegas kita ambil tiket general saja, tsah!!

Hal apes tidak berhenti sampai di situ sayang, karena show ini diadakan hari Jum'at. Penulis harus sholat jum'at dulu. Sayangnya setelah sholat jum'at penulis terjebak sejam lebih di masjid. Alamat telat ini mah.

Setelah sampai rumah tidak sempet ganti baju muslim dan langsung pakai jaket dan tas sung otw teater. Hal sial terjadi lagi,mengingat masih hujan rintik penulis memutuskan untuk menggunakan grab car menuju tempat pemberangkatan bis.

Tapi entah kenapa tidak ada driver yang mau ambil orderan, huhu. Mencoba peruntungan menggunakan grab bike atau ojol juga ternyata hasilnya nihil. Ditambah sinyal HP benar-benar hilang  secara mendadak sehingga tidak bisa order ojol.

Lalu penulis memutuskan untuk naik angkot. YES ANGKOT!! Hujan deras naik angkot, ditemani oleh anak-anak yang baru pulang sekolah. Ah gapapa batinku, sekalian membaur dengan masa depan bangsa, cieeh!

Apakah musibah berhenti sampai di sini? OOH TENTU TIDAK! Ternyata jalan raya yang akan kita lalu bersama MACET TOTAL. Iya macet lebih macet dari ngantri Hi Touch di belakang bang jago!! Kepo kenapa bisa macet banget akhirnya Bapakku ngabarin kalau ada pohon tumbang melintang di tengah jalan sehingga jalur terputus. Pohon tersebut tumbang karena tertiup angin kencang (yakali karena ditiup ubun-ubunnya sama badrun).

Supir angkot kami pun secara tanggap mencari jalur lain. Tapi sayangnya jalur tersebut tidak ada bedanya dengan kolam berendam babi, huhu. Liat aja sendiri gaes.

Dari foto di atas terlihat deretan angkot-angkot super yang melintasi jalur alternatif laknat. Tapi ya gapapa deh daripada gak jalan samsek ye kan. Di gambar itu juga temen-temen bisa melihat sekumpulan domba. Dibanding ingin pergi ke teater, aku lebih terlihat seperti sedang membajak sawah, heu.



13.30 start dari rumah akhirnya 16.40 bisa sampai kuil suci di tikungan raya juga. 3 jam yang seperti neraka hahahaha.


Sebelum pertunjukan dimulai, kami berkumpul di depan banner led setlist BnT yang belum dibuka. Kami menunggu dedek dedek yang akan membuka bungkusnya atau istilah kerennya Unboxing!!


Bagaimana? Ramai bukan? hehe



Jam setengah 7 member member Akademi dan Bu Kepsek terlihat keluar dari pintu. Di sana ada Afiqah, Dey, Freya, Jessi, dan Fiony.

Sebelum tirai dibuka Kinal hanya mengucapkan "Terima kasih sudah datang ke shonichi BnT", beliau tidak menanyakan pilih tirai satu atau tirai dua yang dibuka karena ini bukan acara Super Deal 2 Milyar.

Taraaa, ini dia papan neon (apaan dah nyebutnya) Boku no Taiyou yang akan menghiasi dinding luar teater JKT48. Bagus ga? Bagus laaaa~


<< Review Pertunjukkan Boku no Taiyou >>


Suer degdegan banget karena seumur-umur baru kali ini nonton setlist ini. Karena dulu pas BnT nongol aku sudah tidak 'dinas' di JKT48 :p


OVERTURE


Dueeeer!!! Suara speaker teater 2x lebih kencang dari biasanya. Entah apa yang merasuki mu sound man. Mentang mentang pertunjukan spesial kok speakernya dikencengin, mau pamer apa gimana batinku.

Sumpah gaes, emang beneran kenceng setengah mampus. Kalian member ata fans yang hadir saat itu juga pasti kaget wkwk.

Beberapa momen di nada tinggi bahkan harus tutup kuping, apalagi kalo ada member yang teriak pas MC *menangis*


Oh ya aku juga duduk di belakang mamak mamak membre, jadi ga berani chant kenceng-kenceng. Daripada daripada ye kan, hehe.

Kesan pertama melihat anak Akademi bawain setlist ini uwu banget. Mereka bener-bener orang berbeda yang aku kenal di Pajama Drive. Sampe bengong dibuatnya.

Karakternya banyak yang keluar ditambah lagu-lagunya nostalgia banget, huhu.

Oh ya penotnon juga diberi head banner oleh Aliansi Akademi, keren banget.


Kelar pertunjukan teater BnT kita juga masih dikasih stiker oleh Aliansi Akademi. Kurang enak apa, hehe.



Terlihat beberapa fans sedang cosplay menjadi hansip, hadeee ada ada saja.


Melihat salah satu fans pilar alias Ekek sedang diwawancara oleh Jabieb. Habis ini tebak apa yang terjadi? Ternyata aku ikut digeret jabieb dan dipaksa wawancara juga. 😫 Doakan semoga tidak dipublikasi ya gaes 😭


Kesimpulan

Kesimpulannya JKT48 Academy Class A mantap betul. Buah dari kerja keras kalian gak mengecewakan dan bikin kagum. Terus pertahankan dan ditingkatkan terus yeee~

Aku pulang dulu man-teman. Supirnya mana yaaa? Apa aku curi aja bis-nya ya? WKWKWK
Read More