Sabtu, 26 Desember 2015

Aku Tak Menyalahkan Orang yang Pacaran


Aku tidak menyalahkan sedikit pun orang yang berpacaran. Jika aku diberi kondisi yang sama seperti mereka, keadan lingkungan yang sama seperti mereka. Pasti aku juga akan melakukan hal yang sama.

Memang di mataku pacaran adalah yang kurang baik. Namun bagaimana perasaan teman-temanku terhadap pacaran itu sendiri? 

Siapa yang tahu kalau ada temanku yang menjadi korban runtuhnya rumah tangga? Siapa yang tahu juga kalau teman-temanku mendapat perlakuan buruk di rumahnya? Dan siapa yang menyangka seorang teman ternyata memanggul beban hidupnya terlalu berat dan tak ada teman curhat? Tak ada yang tahu bahkan aku sendiri pun tak tau.

Ada anak yang pacaran akibat pergaulan? Dikalangan temannya jika dia tak pacaran maka dia akan terasingkan. Jika aku jadi dia mungkin aku juga akan mencari pacar. Siapa juga yang ingin diasingkan dikalangan teman-teman? 

Sekarang janganlah berpikir bahwa seorang anak pacaran adalah sebuah kesalahan. Mari kita telaah apa yang menyebabkan dia pacaran. Apa latar belakang mereka sampai melakukan hal itu.

Terlalu lebay memang membahas hal seperti ini. Tapi inilah aku, hal gak penting bisa dibuat penting. Dan hal penting bisa dibikin gak penting. 

Bisa saja seorang anak pacaran karena dirumahnya kurang perhatian, bisa saja dia pacaran karena dia tidak punya teman yang dapat dipercayainya. Bisa juga dia memang kurang kasih sayang dari sahabat-sahabatnya sehingga dia mencari pelampiasan melalui pacaran.

Banyak cowok yang mengatakan kepada seorang cewek 
"Cowok kok ganti-ganti, Situ cewek aku apa cewek murahan" ? 

Begitulah yang aku dengan dari kalangan anak meme, yimyam apalah itu.
Namun diriku melihatnya dari sudut pandang yang lain.

Menurut analisaku, semakin sering seorang cewek ganti-ganti pasangan maka semakin kesepian perasaan si cewek tersebut. ingat kita sedangf ngomongin remaja bukan ngomongin janda :v 

Kenapa kita gak pernah mengambil sudut pandang dari cewek tersebut? Apasih yang dirasain?
Tentu semua wanita butuh perhatian. Tak terkecuali remaja putri yang sedang mencari jati diri.

Bisa saja seoarang cewek merasa kesepian padahal dirinya sedang berada ditengah keramaian. 
Ini bicara perasaan bukan tentang kondisi ruangan. 

Ada kalanya juga seorang anak butuh pacar untuk benar-benar memiliki 'sesuatu yang mengerti' dirinya luar dalam. Ini karena keluarga atau teman-temannya sangat sulit mengerti dirinya. Maka dia mencari.

Beruntunglah diriku memiliki keluarga yang pengertian dan teman-teman yang super baiknya, baik di dunia nhata maupun di dunia maya. Namun ada juga orang tua yang ingin anaknya memiliki pacar, tentu ini hal yang wajar.

Tak ada yang bisa disalahkan dari bocah yang pacaran.
Aku hanya menyebut mereka manusia yang kurang mendapat perhatian.
Lagi pula di luar hal itu, manusia memang dasarnya diberi rasa ingin memiliki segalanya.

Betapa pentingnya menjadi teman dan orang tua yang perhatian. 
Seorang lelaki sudah pusing memikirkan pacarnya yang menuntut si cowok selalu mengerti dirinya.
Entah apa jadinya kalau dia menjadi saya, dimana saya harus mengerti banyak wanita yang bukan siapa-siapa. haha

12262015 - Untuk Sekumpulan Remaja Yang Kesepian
Hanif Ahmad Fauzi


EmoticonEmoticon